Yuyun, ODGJ yang Sering Berulah di Pasar Inpres Lubuk Linggau, Jalani Pengobatan




LUBUK LINGGAU – Pemerintah Kota Lubuk Linggau melalui Dinas Sosial memberikan pendampingan terhadap Yuyun, seorang Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang sebelumnya kerap berada di kawasan Pasar Inpres Lubuk Linggau.

Kepala Dinas Sosial Lubuk Linggau, Hasan Andria UY, mengatakan Yuyun telah menjalani pemeriksaan dan perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bengkulu setelah pihak keluarga meminta bantuan pendampingan.

Sebelumnya, Yuyun diamankan setelah ditemukan berkeliaran tanpa busana di kawasan Pasar Inpres Lubuk Linggau. Setelah kejadian tersebut, keluarga kemudian meminta bantuan pemerintah untuk membawa Yuyun mendapatkan penanganan medis.

Hasil Pemeriksaan Yuyun di RSJ Bengkulu

Hasan menjelaskan, Yuyun kemudian dibawa ke RSJ Bengkulu untuk menjalani pemeriksaan dan mendapatkan perawatan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang disampaikan Hasan, Yuyun didiagnosis sebagai ODGJ dengan sejumlah kondisi penyerta. Ia menyebut pemeriksaan juga menunjukkan adanya HIV, tuberkulosis (TB) paru, serta hasil tes narkoba yang positif sabu.

“Kami bawa dan dampingi Yuyun berobat ke RSJ Bengkulu. Ternyata hasil pemeriksaan, Yuyun dinyatakan sebagai ODGJ dengan sejumlah penyakit penyerta, yakni terinfeksi HIV, TB Paru dan hasil tes menunjukkan positif narkoba jenis sabu,” ujar Hasan saat ditemui Selasa, 19 Mei 2026.

Dinsos Lubuk Linggau Bantu Biaya Pengobatan

Hasan mengatakan kondisi Yuyun membutuhkan penanganan medis lebih lanjut. Namun, biaya pengobatannya tidak dapat menggunakan BPJS karena status kepesertaannya tercatat sebagai pasien mandiri.

Untuk memastikan Yuyun tetap memperoleh perawatan, Pemerintah Kota Lubuk Linggau melalui Dinas Sosial kemudian membantu menalangi biaya pengobatan selama menjalani perawatan di RSJ Bengkulu.

Namun, setelah sekitar satu minggu mendapatkan perawatan, Yuyun kembali berada di Kota Lubuk Linggau.

“Kami yang sesalkan, tiba-tiba sudah kembali lagi ke Lubuk Linggau,” ungkap Hasan.

Puskesmas Siapkan Pengobatan Lanjutan

Setelah kembali ke Lubuk Linggau, penanganan terhadap Yuyun tetap diupayakan oleh petugas kesehatan.

Hasan menyebut pihak Puskesmas saat ini berusaha memberikan pengobatan lanjutan. Selain itu, rujukan ke rumah sakit di Lubuk Linggau yang memiliki dokter spesialis kejiwaan juga sedang direncanakan.

Langkah tersebut dilakukan agar Yuyun mendapatkan penanganan medis yang sesuai dengan kondisi yang dialaminya.

Dinkes Koordinasi dengan BNN

Selain penanganan kesehatan, Pemerintah Kota Lubuk Linggau melalui Dinas Kesehatan juga berencana berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN).

Koordinasi tersebut berkaitan dengan hasil tes yang disebut menunjukkan penggunaan narkoba jenis sabu dan kemungkinan penanganan melalui program rehabilitasi.

Hasan berharap Yuyun segera ditemukan sehingga dapat kembali mendapatkan pendampingan dan perawatan.

“Informasi terakhir dari pihak Puskesmas, keberadaan Yuyun belum diketahui. Kami menduga perilakunya saat ini dipengaruhi penyalahgunaan narkoba. Karena itu kami berharap Yuyun segera ditemukan dan mendapatkan rehabilitasi,” jelasnya.

Pemerintah Kota Lubuk Linggau bersama keluarga dan tenaga kesehatan terus mengupayakan langkah penanganan agar Yuyun dapat memperoleh perawatan medis dan pendampingan yang diperlukan.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama