Viral Pocong Keliling Kota Lubuk Linggau, 3 Pria Naik Motor Tanpa Helm Jadi Sorotan

 



LUBUK LINGGAU – Konten video tentang pocong di Lubuk Linggau ramai beredar di media sosial Instagram. Dalam video tersebut, terlihat tiga pria mengenakan kostum menyerupai hantu tuyul dan pocong berkeliling menggunakan sepeda motor.

Ketiga pria itu tampak menaiki satu sepeda motor Yamaha Mio berwarna merah. Mereka terlihat berboncengan tiga orang sekaligus dan tidak menggunakan helm saat berkendara.

Aksi tersebut semakin menarik perhatian karena para pengendara terlihat melaju secara ugal-ugalan dan bahkan sempat menggunakan trotoar ketika berkeliling di kawasan pusat Kota Lubuk Linggau.

Video Pocong dan Tuyul Viral di Media Sosial

Dalam unggahan yang beredar, terdapat keterangan yang menyebut pocong tersebut sudah diamankan dan dijemput oleh dua orang yang mengenakan kostum tuyul.

Konten tersebut kemudian mendapat perhatian dari masyarakat karena memperlihatkan aksi tiga orang yang berboncengan menggunakan satu sepeda motor sambil mengenakan kostum hantu.

Selain tidak menggunakan helm, aksi berkendara tersebut juga dinilai dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Polisi Soroti Aksi Berkendara Ugal-ugalan

Kasat Lantas Polres Lubuk Linggau AKP Desi Azhari mengatakan tindakan ketiga pria dalam video tersebut melanggar aturan lalu lintas dan berpotensi membahayakan keselamatan.

Menurutnya, masyarakat yang menemukan kejadian serupa diharapkan segera melaporkannya kepada petugas kepolisian agar dapat ditindaklanjuti.

“Kalau ada apa-apa atau hal seperti itu lagi segera laporkan ke petugas terdekat dan langsung membuat laporan agar segera kami tindak lanjuti,” ujar Desi, Rabu, 3 Mei 2026.

Polisi Ingatkan Warga Tak Ikuti Tren Viral yang Berbahaya

AKP Desi juga mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan mengikuti tren atau konten yang sedang viral di media sosial, terutama jika aksi tersebut dilakukan dengan cara yang berisiko terhadap keselamatan.

Ia meminta masyarakat tetap berhati-hati dan mempertimbangkan dampak dari setiap tindakan yang dilakukan di jalan raya.

“Imbauan kita agar masyarakat tetap berhati-hati, jangan mudah terpengaruh dengan situasi lapangan dengan yang viral-viral seperti konten pocong ini. Apalagi sampai mengendarai motor sambil ugal-ugalan seperti tadi malam,” katanya.

Menurut Desi, berkendara secara ugal-ugalan dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Kondisi tersebut bukan hanya membahayakan pengendara, tetapi juga pengguna jalan lainnya.

“Jangan sampai terpengaruh dengan hal itu yang dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas akibat ugal-ugalan di tengah jalan seperti itu,” tegasnya.

Polisi pun mengingatkan masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas meskipun sedang membuat konten hiburan untuk media sosial.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama